Trending
Loading...
  • New Movies
  • Recent Games
  • Tech Review

Recent Post

Tampilkan postingan dengan label Balap Internasional. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Balap Internasional. Tampilkan semua postingan
Sabtu, 04 April 2015
no image

Suzuki cari pebalap Satria berbakat level Asia

Suzuki membuka kesempatan bagi pebalap muda berbakat Indonesia untuk berlaga di ajang balap bertaraf internasional Suzuki Asian Challenge. Pencarian bakat pebalap muda terbaik di Indonesia akan menjadi pembuka sebelum bertarung melawan pebalap muda berbakat dari negara lainnya.
Jenjang menuju tahap tersebut Indonesia diberi nama Satria Cup yang menjaring pebalap muda berbakat Indonesia untuk berlaga di Suzuki Asian Challenge. Ajang balap yang juga bertujuan untuk pengembangan bakat pebalap ini terbuka bagi seluruh rider di Indonesia dan akan diadakan dalam format single platform, Suzuki Satria FU150.
Penyelenggaraan Satria Cup akan dimulai dari tahap balap eliminasi yang akan diadakan di lima (5) lokasi, yaitu Sumatera, Jawa I, Jawa II, Kalimantan dan Sulawesi dari Januari hingga Maret 2015. Setiap 5 pebalap muda yang lolos di tahap eliminasi akan bertarung kembali di putaran final yang akan dilakukan di Sentul International Circuit pada bulan Maret 2015.
Dari 3 pebalap yang mengikuti putaran terakhir, 2 pemenang dan 1 "Wild Card" akan maju ke Suzuki Asian Challenge di ARRC mulai April 2015.
Tiga pebalap muda berbakat dari Indonesia tersebut akan berkompetisi dengan pebalap lain dari wilayah Asia lainnya seperti Thailand, Vietnam, Filipina, Malaysia, Kamboja, Singapura, dan lain-lainnya. Pebalap muda Asia yang berbakat tersebut akan naik ke jenjang yang lebih tinggi seperti All Japan Championship atau The European Championship, dan besar kemungkinan untuk menjadi pebalap Suzuki MotoGP di masa depan.
"Suzuki sangat yakin, terobosan ini akan sangat berkontribusi bagi pengembangan bakat pebalap muda, tidak hanya di Indonesia namun juga bagi negara-negara lainnya di Asia dengan memperluas kegiatan balap Kami di basis "Grass-Root" secara Nasional. Kami juga menawarkan peluang balap tersebut kepada setiap pengguna Suzuki Satria FU150 menggunakan motor Suzuki yang berkualitas sekaligus menikmatinya. Tujuan kami dengan program ini sekaligus menciptakan kebanggaan bagi dealer, keluarga dan teman-teman yang akan memberikan dukungan kepada pebalap andalan mereka," ungkap Motoo Murakami, Managing Director 2W PT Suzuki Indomobil Sales."Kami menghargai seluruh pihak seperti media dan dealer untuk memahami maksud kami dan mendukung secara maksimal sekaligus bekerjasama untuk membuat program ini terlaksana dengan sukses," pungkas Murakami.
no image

Honda Optimistis Pedrosa Bisa Membalap di Austin

Honda Optimistis Pedrosa Bisa Membalap di Austin
Mirco Lazzarri/Getty Images
Jakarta - Akibat gangguan di lengannya, Dani Pedrosa diragukan bisa tampil di MotoGP Austin, 12 April mendatang. Meski begitu, bos Honda Livio Suppo cukup yakin Pedrosa bisa melakoni seri kedua balapan.

Pembalap Spanyol itu harus puas finis keenam di MotoGP Qatar meskipun start dari posisi kedua. Usai balapan Pedrosa mengaku masih menderita arm pump seperti musim lalu, di mana lengan menjadi lemah dan menurun sensivitasnya.

Cedera itu sesungguhnya bisa dipulihkan dengan cara dioperasi, tapi berhubung Pedrosa sudah menjalani dua kali operasi di lokasi yang sama, maka ia diperingatkan bahwa operasi ketiga justru bisa memperparah masalahnya. 

Hal inilah yang membuat pebalap 29 tahun itu frustrasi bahkan mempertimbangkan pensiun dini dari MotoGP.

Honda telah menyatakan akan membantu Pedrosa terkait masalah ini. Suppo turut menepis anggapan karier Pedrosa berada dalam bahaya.

"Saya pikir itu hanya semburan dari seorang pria yang terus membalap sembari menyembunyikan masalahnya sendiri karena dia pikir publik akan mengira dia akan menggunakan itu sebagai sebuah alasan," ungkap Suppo kepada Gazzetta dello Sport.

"Sekarang sudah meledak," sambung dia.

"Well, saya pikir kami akan membutuhkan beberapa hari tapi jika saya dimintai pendapat maka saya pikir Dani akan membalap di Austin," lugas Suppo. Demikian diwartakan Motorsport.

Pedrosa punya rekor cukup oke di Circuit of the Americas. Sejak menggelar MotoGP pada 2013, Pedrosa dua kali tampil sebagai runner-up di belakang rekan setimnya Marc Marquez.
no image

Pulang ke Spanyol, Pedrosa Segera Putuskan Masa Depannya


Pulang ke Spanyol, Pedrosa Segera Putuskan Masa Depannya
Mirco Lazzari gp/Getty Images
Barcelona - Usai tampil di Qatar Dani Pedrosa memutuskan untuk pulang ke Spanyol. Dalam beberapa hari ke depan dia menjanjikan akan mengumumkan keputusan soal masa depannya di ajang MotoGP.

Pedrosa memberi indikasi kuat kalau dirinya akan pensiun dini dari ajang MotoGP. Usai tampil di MotoGP Qatar pada akhir pekan lalu dia mengeluhkan kondisi arm pump di lengannya yang sangat mengganggu saat digunakan untuk menggeber motor di atas lintasan.

"Sekarang saya harus mempertimbangkan opsi-opsinya dan melihat apa yang bisa saya lakukan. Ini mungkin momen terberat dalam karier saya. Saya tidak bisa melanjutkan membalap dan tampil seperti ini. Saya akan melakukan yang terbaik mencari solusinya, tapi saat ini sulit untuk membayangkan apa yang akan terjadi," ucap Pedrosa di Losail beberapa hari lalu.

Usai finis di posisi enam pada balapan tersebut Pedrosa memutuskan untuk pulang ke Spanyol, bukan ke rumah pribadinya yang terletak di Swiss. Marca menyebut kalau pebalap 29 tahun itu memilih untuk berkumpul bersama orang tua dan seluruh keluarganya sebelum mengambil keputusan soal masa depan di MotoGP.

Melalui blognya di situs resmi Honda, Pedrosa kembali mengungkapkan masalah yang dia alami di lengan kanannya. Dia pun menjanjikan akan membuat keputusan dalam hitungan beberapa hari mendatang.

"Secara umum saya sudah menjelaskan apa yang terjadi, tapi saya melakukannya lagi di sini, menulisnya secara langsung pada Anda. Seperti yang diketahui, saya punya masalah pada forearm kanan dalam setahun terakhir. Saya sudah menjalani operasi tahun lalu tapi masalahnya tidak terpecahkan."

"Di pramusim saya banyak melakukan perjalanan, lebih tepatnya perjalanan untuk mencari solusi untuk mengatasi masalah ini untuk bisa berkompetisi di musim ini dalam kondisi 100%. Tapi pada akhir pekan lalu di Qatar, saya sadar kalau kondisinya tidak akan bisa seperti itu."

"Kami akan mencoba memecahkan masalahnya. Seri balapan ini (di Qatar) membuat semuanya jelas kalau saya tidak bisa berkompetisi dengan kemampuan terbaik saya."

"Itu yang bisa saya katakan. Saya harap saya bisa memberi Anda kabar bagus secepatnya, karena saya akan membuat keputusan dalam beberapa hari mendatang," demikian kutipan dari blog Pedrosa.

Masalah pada 'arm pump' umum dialami mereka yang berlaga di ajang MotoGP. Kondisi tersebut terjadi karena lengan harus menahan kekuatan yang muncul saat pengereman dari kecepatan hingga lebih dari 200 km/jam. Rider-rider MotoGP kerap melakukan operasi untuk mengobati masalah tersebut di antara seri yang digelar.
no image

Rossi Dibayangi Catatan Buruk di Austin


Rossi Dibayangi Catatan Buruk di Austin
Christian Pondella/Getty Images
Jakarta - Pebalap Yamaha Valentino Rossi tampil prima dalam mengawali musim balap 2015. Namun upaya Rossi melanjutkan momentumnya itu dibayangi rekor buruk di Austin.

Pebalap veteran Italia tersebut memenangi balapan membuka di Qatar pada akhir pekan lalu. Kemenangan itu dicapainya dengan fantastis lantaran Rossi start dari posisi kesembilan dan mengalahkan duo Ducati Andrea Dovizioso dan Andrea Iannone serta rekan setimnya Jorge Lorenzo, yang hampir di sepanjang lomba berada di baris terdepan.

Meski begitu, MotoGP Austin justru menjadi momok bagi Rossi. Dalam dua kali gelarannya, pebalap berusia 36 tahun itu selalu menuai hasil buruk dengan hanya finis keenam di 2013 dan kedelapan di 2014.

"Kami pernah kesulitan di sini," aku Rossi sebagaimana dilansir Crash. "Meskipun kami selalu mencoba melakukan yang terbaik tapi sejauh ini kami tidak bisa menemukan kombinasi yang pas supaya melaju dengan cepat. "

"Dua lintasan lurus nan panjang adalah kelemahan bagi kami," tambah Rossi.

Balapan MotoGP Austin baru akan digelar pada 12 April mendatang. Walau dibayangi rekor buruk, Rossi optimistis mampu meraih hasil bagus di Circuit of the Americas.

"Treknya sangat modern dan aku sangat menyukai beberapa tikungannya. Aku rasa kami bisa tampil lebih baik di tahun ini, terutama karena motornya bagus dan kami telah membuat beberapa peningkatan penting," lanjut peraih sembilan titel juara dunia itu.

"Aku ingin berada di podium di balapan nanti, meskipun itu tidak akan mudah."
no image

Bakal Jalani Operasi, Pedrosa Absen di Austin dan Argentina


Bakal Jalani Operasi, Pedrosa Absen di Austin dan Argentina
AHMAD YUSNI/AFP/Getty Images
Barcelona - Operasi kembali menjadi jalan yang ditempuh Dani Pedrosa untuk menyembuhkan masalah pada lengan kanannya. Jalan pembedahan akan membuat dia absen di dua seri, di mana posisinya akan digantikan Hiroshi Aoyama.

"Tentu saja ini bukan kabar yang ingin saya bagikan dengan semua orang. Bagaimanapun, setelah berbicara dengan beberapa dokter dan profesional di bidang medis, mereka semua setuju kalau ini (operasi) merupakan satu-satunya opsi buat saya," ungkap Pedrosa di situs resmi MotoGP.

Pedrosa mengeluhkan rasa sakit yang teramat pada lengan kanannya saat tampil di MotoGP Qatar, akhir pekan lalu. Masalah yang kuncul pada bagian yang disebut arm-pump tersebut sudah menghantui riderasal Spanyol itu sejak musim lalu.

Beberapa upaya pemulihan sudah dilakukan Pedrosa. Salah satunya adalah operasi usai balapan di Jerez musim lalu, selain itu dia juga mencoba pengobatan lain saat jeda musim dingin.

Namun itu semua ternyata tak memulihkan kondisinya. Pedrosa bahkan terkesan putus asa dengan kondisinya, yang membuat dia mengindikasikan akan pensiun dari MotoGP.

"Kami akan melakukan operasi pada Jumat pagi dan mereka akan melakukan teknik spesial untuk menutup luka demi membuatnya tak muncul kembali menjadi masalah yang mengganggu saya. Mari berharap operasinya sukses."

"Saya berterimakasih kepada seluruh fans atas dukungannya, dan terutama Honda, Repsol, Red Bull dan seluruh sponsor untuk memahami kondisi ini," lanjut pebalap 29 tahun itu.

Operasi tersebut akan membuat Pedrosa absen selama enam sampai empat pekan. Untuk mengisi kekosongan, Honda sudah menunjuk Hiroshi Aoyama untuk menjadi rekan sementara Marc Marquez.
no image

TEST PRA MUSIM ARRC, RIDERS INDONESIA BERSAING DI KELAS 250

Pebalap Indonesia tahun ini makin banyak yang turun di balap Asia Road Racing Championship (ARRC). Dari hasil test pra musim yang dilakukan di Sirkuit Sepang, Malaysia terlihat jelas bahwa skill pebalap Indonesia tak kalah saing dengan pebalap dari Negara lain.
Dilihat dari hasil keseluruhan selama latihan, Rusman Fadhil dari tim Yamaha Tunggal Jaya Racing Tim menduduki posisi ke-9, time terbaiknya saat Free Practice (FP) 8 yaitu 1:17,758 dan dilanjut posisi 11 ada M. Zaki dengan time terbaik di FP 8 yaitu 1:18,361.
Lalu dari tim Yamaha Factory Racing Indonesia (YFRI) terbaik dipegang oleh Imanuel Pratna dengan time terbaiknya yaitu 1:17,883 di FP 6. “Pebalap kita msih kurang pengalaman di sirkuit Sepang, ini juga masih tahap adaptasi, adaptasi ke motor dan sirkuit,” ujar M. Abidin, GM Motor Sport and After Sales Yamaha Indonesia.
Galang Hendra juga agresif saat FP7, time yang didapat yaitu 1:17,335. “Galang terbilang cepat adaptasi, apalagi ini kali pertamanya Galang main di luar negeri, pengalaman baru bagi dia,” tambah Abidin.
Begitu pun dengan AM. Fadly yang tahun ini memperkuat bendera Manual Tech Kawasaki. Dia mendapatkan time maksimalnya di FP 6 dengan time 1:18,814. “Fadly masih kurang jam terbang, apalagi tahun ini baru merasakan motor Kawasaki,” pungkas Novel, tim dari Rextor yang menset up motor Fadly.
no image

SUNDAY RACE YAMAHA SERI 1, REY RATUKORE UNGGUL DI KELAS YZF-R25 PROFESIONAL RIDERS

Rey Ratukore pebalap yang bernaung di payung team Yamaha DS Moto Racing Team menduduki posisi pertama dikelas YZF-R25 Professional Riders. Timenya melesat 1:48,583 dengan gap 2,478 detik dari pebalap kedua yaitu Hendra Rusbule dari tim Daytona Proven Performance, gap tersebut terhitung ketika finish balapan yang berlangsung 12 lap ini.
Rey yang start dari posisi empat ini berhasil 'curi' posisi ketika start dan di lap-lap awal. “Settingan motor semua sudah nyaman, hanya saja pada saat qtt ada kendala pada bagian knalpot, mentok saat cornering,” tutur Rey yang tak mau menyebutan menggunakan knalpot merek apa.
Tak hanya itu, Yamaha R25 milik tim Yamaha DS Moto ini juga ditempelkan piranti kopling milik SYS yang menggunakan 6 per kopling. “Hentakannya memang terasa beda, karena ini 6 per, otomatis takanan kampasnya lebih rata,” ucap Rey.
Dikelas YZF-R25 terlihat jelas perang beberapa part pendukung, seperti ecu, knalpot, piggybag dan lainnya. “Saingan keras memang ada di R25, karena beberapa penyedia part racing banyak yang fokus mengadopsi piranti khusus R25, makanya jangan heran jika dikelas komunitas motornya kencang-kencang,” tutup M. Abidin, GM Motor Sport and After Sales YIMM.
Copyright © Awal Berdiri Tahun 2011 IMI Road Race Online Media Info Balap Motor Online Indonesia
Designed by Ghoyz Speed
Back To Top